Grid Setting

Kreatif dan Inofatif


Apa itu kreatif dan inofatif? Yuk kita simak perbedaan diantara keduanya.

Perlu kita ketahui bahwa penggunaan istilah kreatif dan inovatif sering dipakai untuk menggambarkan seseorang yang mampu menciptakan suatu trobosan baru atau penemuan-penemuan baru. Namun kita lupa bahwa keduanya memiliki arti berbeda dan sering menganggap bahwa kedua kata itu memiliki arti yang sama.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa semua orang bisa menjadi kreatif sekaligus inovatif. Dan juga keduanya pun sama-sama memiliki pengaruh terhadap performa kita dalam bekerja, terlebih lagi jika kita bekerja di dalam sebuah perusahaan besar yang menginginkan suatu trobosan baru maka kita akan dituntut untuk menjadi kreatif sekaligus inovatif.
Mengingat itu, lantas apa sih perbedaan antara keduanya? Apa itu kreatif? Lalu apa itu inovatif? Serta bagaimana cara kita menerapkan keduanya di dalam pekerjaan yang menuntut kita memiliki itu? Yuk kita simak penjelasan Kreatif da Inovatif di KrativeUnit ini.


1. Kreatif

Kreatif yang dalam penerapannya menjadi Kreativitas merupakan kemampuan untuk merencanakan sesuatu yang berbeda dari orang lain namun tetap orisinil bukan bajakan. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa menjadi kreatif artinya kita mampu mengeluarkan potensi yang ada di dalam diri kita. Potensi yang ada bukan berarti susatu yang berwujud atau terlihat, dan kita juga tidak harus membuat sebuah karya baru untuk bisa menjadi orang yang kreatif.
Kreativitias yang ada dapat berlangsung di dalam benak kita sendiri dan menjadi hal yang berbeda. Contoh, disaat kita melakukan interaksi atau bertukar pikiran dan berbagi suatu gagasan dengan orang lain disana kita melibatkan seluruh rangkaian kreativitas yang ada di dalam benak kita dan menuangkan menjadi suatu gagasan baru.

2. Inovatif

Inovatif atau yang biasa kita bilang inovasi, merupakan sebuah proses penerapan atau penciptaan sesuatu yang memiliki nilai bagi orang lain. Berbeda dengan kreativitas, inovasi harus menjadi sesuatu yang berbentuk, dapat dilihat, dan bisa diukur.
Seseorang yang inovatif mampu untuk mengenalkan sebuah jalan keluar atau trobosan baru yang berbeda pada sistem yang ada. Inovasi, memiliki prean penting ketika suatu usaha atau perusahaan memiliki kendala atau masalah yang harus di selesaikan. Dengan adanya orang yang berinovasi, diharapkan perusahaan dapat menciptakan suatu solusi yang dapat mencegah berbagai masalah yang timbul dan yang akan timbul di kemudian hari.
Perbedaannya
Jika kreativitas merupakan sebuah rencana atau gagasan baru, maka inovasi merupakan sebuah perwujudan dari rencana tersebut. Dengan begitu kita tahu bahwa orang yang memiliki kreativitas atau sebuah rencana dan ide yang baru belum bisa disebut sebagai sebuah inovasi jikalau rencana tersebut belum diwujudkan.
Itulah yang menjadi sebab kreativitas dan inovasi sering di sejajarkan antara keduanya, karena memiliki hal yang berkaitan. Dimana orang yang akan menciptakan sebuah inovasi tentu memiliki kreativitas, berbeda halnya dengan orang yang hanya memiliki kreativitas belum tentu orang tersebut berhasil menjadi inovatif jika belum dapat mewujudkan hasil dari kreatifitasnya.


Cara penerapan kreativitas dan inovasi pada lingkungan kerja

Tidak semua orang yang memiliki kreativitas dan inovasi dapat memaksimalkannya di lingkungan kerja dikarenakan beberapa hal, tapi kita dapat melakukan beberapa upaya untuk menerapkannya.

  • Menerapkan proses design thinking. Dengan design thinking, perusahaan dapat mengukur sejauh apa suatu inovasi telah dilakukan. Proses dari design thinking sendiri ada 3 yakni inspirasi, pengembangan ide, dan implementasi.
Dari ketiga tahap tersebut, kita tidak harus menerapkannya secara berturut. Karena selama tahap pengembangan ide kita bisa menemukan kendala baru, hal ini sering terjadi seiring prosesnya berjalan.
Jika didalam suatu ide didapat nilai yang tidak efektif, maka perusahaan dapat kembali ke tahap sebelumnya untuk mempelajari permasalahan karena mungjin saja ada hal penting yang terlewat.

  • Mendorong cara berpikir brainstorming. Dengan adanya proses brainstorming untuk bertukar pikiran dan menulis ide-ide yang ada, disanalah sebuah kreativitas dan inovasi akan terbentuk.

Jadi, itulah perbedaan antara kreatif dan inovatif serta bagaimana penerapannya. Dengan mengetahui itu semua maka kita dapat berbenak sedikit, apakah kita sudah menerapkannya pada pekerjaan kita?
Perlu kita ketahui, bahwa kreativitas tidak hanya berpengaruh untuk sebuah perusahaan yang kita jalankan, namun juga itu semua dapat berpengaruh untuk diri kita. Dengan melakukan sebuah inovasi yang baru, kita akan menemukan sebuah potensi yang besar yang sebenarnya ada didalam diri kita.
Salam Hangat, Mod.

Subscribe Our Newsletter

avatar
Menjadi Kreativ dan Inovatif, Bersama KreativeUnit.
Ikuti Sosial Media Pribadi Admin

Related Posts

0 Komentar

Posting Komentar

Bebas Berkomentar, Silahkan Login Dengan Google dan Tinggalkan Komentar Anda.
Biasakan Menggunakan Bahasa Sopan Tanpa Membawa Unsur Suku, Adat, Ras, dan Agama.

Iklan Atas Artikel

Iklan Parallax

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel

X
Berlangganan

Dapatkan pemberitahuan melalui email setiap ada artikel baru. Gratis!