Grid Setting

Covid19, Lakukan Cara Ini Agar Proses Belajar Dirumah Berjalan Baik.

Dari Anita Sukarmitha,

Seperti yang kita tahu bahwa saat ini kondisi pandemi membuat masyarakat harus berada ridumah, bahkan anak-anak yang seharusnya bersekolah sekarang diharuskan untuk bersekolah dirumah atau sekolah virtual. Saat melakukan sekolah virtual baik itu guru, murid, dan orang tua harus saling bekerja sama agar bisa menentukan cara seperti apa yang paling efektif untuk belajar selama pandemi berlangsung.

Di dalam kondisi seperti ini tentu tidak untuk dilalui baik bagi pengajar maupun bagi peserte ajar, sehingga akan muncul rintanga-rintangan baru didalam proses belajar dan mengajar. Jadi diharapkan bahwa para orang tua bisa berperang aktif dalam kegiatan belajar dirumah, selama ini kita lupa bahwa keberhasilan seorang anak dalam belajar itu bukan hanya tugas seorang guru melainkan saling bekerja samanya antara guru, orang tua, dan anak. Dan semoga dengan adanya Covid19 ini kita disadarkan kembali, sehingga tidak menuntut seorang guru agar anak kita berhasil dalam belajarnya.

Lalu apa saja sih yang bisa kita lakukan sebagai orang tua, agar anak-anak kita bisa sangat berantusias untuk belajar pada saat kondisi pandemi seperti ini? Apa saja hal yang bisa kita lakukan agar anak bisa efektif belajar dari rumah selama kondisi pandemi, dan bagaimana cara mengoptimalkan tema “Belajar dari Covid19” yang di gaungkan oleh kemendikbud? Berikut adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan sebagai orang tua agar anak belajar secara efektif pada saat pandemi.

Kenali tipe anak

Setiap anak itu berbeda antara satu dengan yang lainnya sehingga mereka memiliki cara belajar yang berbeda pula. Jadi, sebagai orang tua kita perlu memahami terlebih dahulu seperti apa anak kita dan gaya belajar yang bagaimana yang mereka suka.

Dikutip dari theAsianparent, psikolog Jovita Maria Ferliana, M.Psi,Psikolog pernah berkata bahwa ada banyak gaya belajar dari seorang anak. Mulai dari gaya belajar auditori, visual, hingga kinestetik. Anak yang punya gaya belajar kinestetik menyukai aktivitas belajar yang aktif, bergerak, dan juga lewat permainan. Berbeda halnya dengan anak yang menyukai gaya belajar auditori, dimana mereka lebih menyukai gaya belajar yang tenang.

Berikut cara yang bisa dilakukan kita sebagai orang tua untuk menemukan gaya belajar dari anak, menurut psikolog Jovita, yaitu:

  • Sering menghabiskan waktu bersama anak. Secara tidak langsung ini dapat memahami gaya belajar sang anak.
  • Perlu menanyakan kesulitan yang dihadapi oleh sang anak.
  • Orang tua harus sering berkomunikasi dengan guru selaku tenaga pendidik yang sehari-harinya mengajarkan mereka secara langsung.

Memberikan tugas atau permainan dengan sistem STEAM


STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics) merupakan metode pembelajaran yang berfokus pada aspek kolaburasi, komunikasi, riset, mencari solusi, berpikir kritis, dan berkreativitas. Sehingga dengan metode STEAM, setiap murid dapat mengembangkan creativity, collaboration, communication, critical thinking, dan character.

Salah satu sekolah yang menjadi pelopor metode STEAM di indonesia adalah Sampoerna Academy, dengan menggunakan metode STEAM, mereka menekankan pentingnya sinergi guru, orangtua, dan anak. Sampoerna Academy terus menerapkan metode ini selama virtual schooling , dan terus menunjukkan hasil yang positif.

Memerhatikan gangguan yang merusak konsen anak

Salah satu gangguan yang amat besar dalam proses belajar anak adalah gadget, oleh karena itu kita selaku orang tua harus memiliki ketegasan lebih terkait pembatasan penggunaan gadget. Orang tua dapat memberikan waktu tertentu kepada anak untuk menggunakan gadget tetapi tidak dengan porsi yang lama, atau bahkan lebih lama dibanding proses belajarnya.

Sebagai contoh, kita dapat memberi waktu atara 1 – 2 jam dalam sehari kepada anak kita untuk menggunakan gadget dan dengan rentan waktu tersebut biarkan mereka bermain game atau menonton dengan gadgetnya. Namun tetap, kita tidak boleh teledor, tetap perhatikan mereka dalam bermain gadget agar tidak disalahgunakan.

Mendampingi selama belajar

Pendampingan dalam belajar sangat diperlukan bagi anak agar proses belajar lebih efektif, dengan didampingi dalam proses belajarnya anak dapat bertanya jika mereka menemukan suatu masalah dan orang tua diharapkan dapat membantu sang anak untuk mencari solusinya.

Jaga komunikasi dengan guru


Memang, selama belajar dari rumah orang tua yang lebih berperan di dalam memantau proses kegiatan belajar mengajar anak. Namun jangan lupa bahwa guru yang mengajarinya selama ini, tentu mereka lebih mengerti gaya belajar anak kita dibandingkan dengan kita sendiri, oleh karena itu dengan tetap menjalin komunikasi yang baik dengan guru kita dapat mengetahui bagaimana gaya anak kita belajar sehingga dapat diterapkan dirumah.

Dengan tetap berkomunikasi dnegan guru pun bisa bermanfaat guna mencari sebuah solusi ketika anak kita menghadapi kendala dalam proses belajar, karna biasanya seorang guru lebih tau cara mengatasi masalah belajar anak kita karna hampir tiap hari mereka mengajarkan anak kita secara langsung.

Salam Hormat, Moderator.

Subscribe Our Newsletter

avatar
Menjadi Kreativ dan Inovatif, Bersama KreativeUnit.
Ikuti Sosial Media Pribadi Admin

Related Posts

0 Komentar

Posting Komentar

Bebas Berkomentar, Silahkan Login Dengan Google dan Tinggalkan Komentar Anda.
Biasakan Menggunakan Bahasa Sopan Tanpa Membawa Unsur Suku, Adat, Ras, dan Agama.

Iklan Atas Artikel

Iklan Parallax

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel

X
Berlangganan

Dapatkan pemberitahuan melalui email setiap ada artikel baru. Gratis!